Ahok Bicarakan Kerja Sama Sister City dengan Presiden Afsel

Aulia Bintang Pratama, CNN Indonesia | Rabu, 08/03/2017 14:44 WIB
Ahok Bicarakan Kerja Sama Sister City dengan Presiden Afsel Basuki Tjahaja Purnama saat bertemu dengan Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Basuki Tjahaja Purnama membahas soal peluang kerja sama sister city antara DKI Jakarta dan Capetown saat dia ikut mendampingi pertemuan Megawati Soekarnoputri dengan Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma, Rabu (8/3).

Sister city adalah konsep kerja sama pemerintah kota/provinsi antarnegara yang mengedepankan pembinaan masyarakat untuk turut serta secara aktif dalam pembangunan dengan tujuan menjalin hubungan budaya dan kontak sosial antarpenduduk.

Menurut Ahok, sapaan Basuki, nota kesepahaman menjadikan Capetown sebagai sister city Jakarta sudah dirancang sejak lama tapi belum juga disepakati oleh kedua belah pihak.


"Kota ini sudah lama ada MoU dengan Capetown tapi belum ditandatangani, jadi harus ke sana untuk tanda tangan," kata Ahok saat ditemui di kediaman Megawati Soekarnoputri.
Ahok mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tertarik pada budi daya industri perikanan yang digalakkan di Capetown.

Ketersediaan lahan untuk budi daya ikan di Kepulauan Seribu, kata Ahok, bisa dijadikan pedoman menerapkan budi daya ikan Afrika Selatan di DKI Jakarta.

Ahok menyebut bisnis perikanan di Afrika Selatan lebih menyorot masalah penyediaan lahan dan perizinan. Hal itu pula yang dijadikan Ahok sebagai alasan utama kenapa dia sangat ingin Capetown dijadikan sister city dari DKI Jakarta.

"Saya katakan lebih baik kita kerja sama antar perusahaan, kami punya BUMD termasuk swasta. Kami juga tawarkan Pulau Seribu untuk pengolahan maupun industri perikanan," kata dia.
Ahok mengatakan obrolannya dengan Zuma berlangsung santai. Dia mengatakan pembicaraan saat itu tidak dibuat terkesan formal sehingga suasana obrolan pun terjalin lebih cair.

Megawati menerima kunjungan Jacob Zuma dan sejumlah menteri kabinet Pemerintah Afrika Selatan di kediamannya, Jalan Teuku Umar. Pertemuan Megawati dan Zuma itu membahas dialog antardua bangsa.

"Tentu saja bagaimana dialog bangsa-bangsa Afrika Selatan dan Asia terus menerus ditumbuhkan," kata Sekretaris Jendral DPP PDIP Hasto Kristiyanto.
Zuma hadir didampingi enam menteri dan beberapa deputi. Megawati sendiri menyambut mereka didampingi Ahok dan Djarot Saiful Hidayat, serta anggota DPR Utut Adianto dan Hasto.

Hasto mengatakan kunjungan ini menjadi kilas balik sejarah antara kedua negara. Menurutnya, pertemuan itu mengingatkan Konferensi Asia-Afrika di Bandung tahun 1955.

"Bagaimana kita ketahui Konferensi Asia-Afrika di Bandung dengan semangat Dasa Sila telah membawa spirit kemerdekaan bagi bangsa Asia-Afrika," ucapnya. (gil)