"Saya akan bantu (kampanye di lapangan nanti). Saya minta kader Perindo untuk turun," kata Hary usai deklarasi dukungan pada Anies-Sandi di Jakarta Utara, Selasa (14/3).
Sebelum mendirikan Perindo, Hary Tanoe pernah bergabung dengan Partai Hanura dan Partai NasDem.
Pada putaran pertama Pilkada DKI, Perindo tidak memberikan dukungan kepada salah satu pasangan calon. Hary Tanoe mengatakan, dukungan partainya pada putaran kedua diputuskan setelah melalui pertimbangan matang. Salah satu, Perindo menilai Anies-Sandi bisa menyatukan warga ibu kota.
"Kalau ribut terus invetasi enggak masuk, akhirnya yang rugi semua masyarakat. Lapangan kerja terhenti, banyak pengangguran," kata Hary.
Lihat juga:Lulung: Pemecatan Saya Lucu-Lucuan |
Sandi menyebut dukungan Perindo sudah dipertimbangkan sejak lama dan menganggap itu sebagai sebuah amanah.
"Sebelum Mas Anies gabung pada September, saya sudah lama berbicara dengan beliau. Beliau memang butuh waktu untuk rumuskan keputusan ini," katanya.
Sandi juga mengapresiasi bantuan yang akan diberikan Ketua Umum dan kader Perindo di masa kampanye. Ia yakin bantuan tersebut akan meringankan tugasnya di lapangan.
"Secara spesifik Pak Hary memerintahkan seluruh kader dari DPP, DPW, DPD dan seluruh simpatisan Perindo untuk segera turun berkampanye. Jadi ini sebuah perintah yang sangat jelas, tegas dan lugas," ujar Sandi.