PT Gramedia merupakan pemenang tender pencetakan surat suara dari sembilan perusahaan yang mengikuti lelang. Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno mengatakan pencetakan perdana surat suara untuk putaran kedua merupakan momentum yang penting dalam proses Pilkada DKI.
"Tahapan demi tahapan telah dilalui dan sekarang, dalam waktu mendekati hari pemungutan suara, kami melaksakan pencetakan surat suara," kata Sumarno di PT Gramedia, Cikarang.
Pada putaran pertama, surat suara dicetak berdasarkan jumlah daftar pemilih tetap (DPT). Sumarno mengatakan di putaran kedua KPU DKI sengaja merujuk pada jumlah DPS karena mempertimbangkan ketersediaan waktu.
"DPT baru ditetapkan pada tanggal 5 dan 6 April di tingkat provinsi, maka tidak memungkinkan kalau kami mendasarkan pada DPT," ujarnya.
Sebelum memulai proses pencetakan suara, KPU DKI telah lebih dulu meminta persetujuan dari masing-masing pasangan calon (paslon) terkait dengan desain surat suara putaran kedua.
Menurut Sumarno, pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat maupun pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno sudah menyetujui contoh desain surat suara yang diberikan oleh KPU DKI.
"Atas dasar persetujuan kedua calon maka kami memulai pencetakan surat suara," katanya.
"Selesai proses pencetakan, packing, itu nanti tanggal 29 (Maret) sudah selesai," tutur Sumarno.
[Gambas:Video CNN]