Pasukan Pelangi merupakan gabungan dari Pasukan Merah, Pasukan Oranye, Pasukan Hijau, dan Pasukan Biru. Keempatnya adalah pasukan (unit) milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Sementara Pasukan Biru berasal dari pegawai harian lepas Dinas Sumber Daya Air DKI yang bertugas mengatasi banjir. Selain itu ada Pasukan Hijau yang berstatus pekerja harian lepas (PHL) dari Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta.
Sebelumnya, Ahok-Djarot juga telah memperkenalkan Pasukan Merah yang bertugas membenahi rumah warga di permukiman padat.
"Bedah rumah itu kan tidak bisa pasukan merah doang. Kami akan gabung, jadikan seperti pasukan pelangi untuk membedah rumah," kata Djarot.
Pasukan Oranye, Pasukan Biru, dan Pasukan Hijau dalam program bedah rumah akan diperbantukan membangun tembok, MCK, atau memasang keramik. Sedangkan untuk Pasukan Merah fokus pada pemasangan atap rumah.
"Untuk masang atap dari baja ringan itu beda lho, makanya dimagangkan di perusahaan baja ringan agar betul-betul pas. Nanti direkrut, diseleksi dan diberikan pelatihan," kata Djarot.
Pendataan untuk rumah-rumah yang pantas untuk dibedah atau diperbaiki akan diserahkan kepada tokoh masyarakat seperti RT atau RW. "Karena RT atau RW yang tahu kondisi rumah warga disekitarnya," ucap Djarot.