Logo Kursi Panas DKI 1

Pasukan Merah Hanya Perbaiki Rumah Bersertifikat di Jakarta

Lalu Rahadian
Senin, 20/03/2017 20:14 WIB
Pasukan Merah Hanya Perbaiki Rumah Bersertifikat di Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan pasukan merah yang dia bentuk hanya akan memperbaiki rumah warga tidak mampu yang punya sertfifikat atas huniannya.(CNN Indonesia/Aulia Bintang Pratama)

Jakarta, CNN Indonesia -- Pasukan merah bentukan calon gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) hanya akan memperbaiki rumah warga tidak mampu yang telah memiliki sertifikat atas huniannya.

Menurut Ahok, pasukan merah akan memiliki prioritas membenahi rumah warga yang berada di permukiman padat. Pembongkaran atap atau isi rumah akan dilakukan sesuai tingkat kerusakan rumah target.

"Pokoknya rumah warga miskin yang tidak mampu, sudah mau roboh, kami mau gantiin atapnya. Yang utama (pemukiman) daerah kumuh. Kami juga mau pasang (lokasi masuknya) cahaya. Kami mau atapnya pun banyak cahaya yang masuk," tutur Ahok di kawasan Talang, Jakarta, Senin (20/3).

Pasukan merah akan direkrut dari warga Jakarta yang punya keterampilan membangun rumah. Para pekerja bangunan yang direkrut akan dilatih terlebih dulu agar memiliki sertifikat.

Ahok mengatakan, jika calon pasukan merah tidak lolos pelatihan maka ia tak akan dikontrak menjadi bagian tim tersebut. Pasukan merah akan berada di bawah koordinasi Dinas Perumahan DKI Jakarta.

"Nanti dia akan jadi semacam PHL (Pekerja Harian Lepas) Dinas Perumahan. Dia mesti punya sertifikat. Bagaimana caranya? Misalnya kami mau pasang atap, kami akan kirim dia ke perusahaan atap baja ringan untuk dilatih," kata Ahok.
Pasukan merah dibentuk untuk mempercepat bantuan renovasi rumah yang selama ini terkendala proses lelang. Ahok mengaku punya keinginan menerapkan program bedah rumah sejak lama. Namun, implementasi program itu terkendala sulitnya lelang untuk menghitung biaya upah pekerja dan bahan bangunan.

Keberadaan pasukan merah, diklaim Ahok, akan mempermudah perhitungan lelang. Proses lelang nantinya hanya akan dilakukan untuk barang-barang bangunan yang hendak dibeli.
Selama menjabat gubernur, Ahok juga telah mengerahkan pasukan oranye yang bertugas menjaga kebersihan ibu kota. Mereka merupakan petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU).

Selain itu, Ahok juga memiliki pasukan biru yang berasal dari pegawai harian lepas Dinas Sumber Daya Air DKI. Kedua pasukan berwarna itu dinilai paling berjasa atas cepat surutnya genangan air di Jakarta. (Gilang Fauzi/Gilang Fauzi)

ARTIKEL TERKAIT
ARTIKEL LAINNYA
0 Komentar