Saat turun dari mobil, musik tradisional Betawi langsung mengiringi langkah Djarot yang disambut warga dengan histeris. Djarot pun tersenyum riang seraya bergoyang menikmati nada dari terompet, tanjidor, dan drum yang dilantunkan kepadanya.
Pantun yang ditampilkan sarat dengan banyolan, sehingga membuat Djarot tertawa lepas.
"Emangnye Djarot doang nyang bekumis?," kata salah satu lakon Palang Pintu.
Djarot pun tambah semringah saat aksi silat disuguhkan kepadanya. Bagaimana tidak, silat yang ditampilkan disisipkan guyonan ala Betawi yang dapat mengocok perut.
"Nah, kan sekarang lu tau siapa juaranya?" tutur salah seorang pemeran silat Betawi seraya meledek setelah mengalahkan lawannya.
Djarot terlihat sangat senang dengan ucapan selamat datang warga Condet yang diberikan kepadanya. Berkali-kali Djarot tertawa terbahak-bahak dengan aksi yang ditampilkan budayawan Betawi.
Djarot lalu melayani warga yang ingin berfoto sambil melangkah menuju gedung Balai Rakyat.
Budaya palang pintu semacam ucapan selamat datang yang kerap ditampilkan masyarakat Betawi kepada tamu yang berkunjung.