"Beliau bersedia hadir," ujar ARB didampingi JK di kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (24/10).
Ical bercerita, dia diterima JK di ruang kerja wakil presiden dalam suasana yang sangat ramah dan nyaman. "Dikasih makan dan enak," ujar Ical bercanda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ical tidak mempermasalahkan jika ada kader Golkar masuk dalam kabinet Jokowi-JK. "Wapresnya saja Golkar,” ujar dia.
Pertemuan Ical dengan orang nomor dua Republik Indonesia ini cukup menyita perhatian. Sebelumnya Ical pernah bertemu dengan Presiden Joko Widodo di kediaman Jokowi. Pertemuan Ical dan JK menjadi lambang keharmonisan antara Ical sebagai Ketua Umum Golkar dengan JK selaku mantan ketua umum Golkar. Keduanya sebelumnya santer diberitakan berbeda pandangan terkait sikap Golkar di masa depan, terutama soal koalisi.
Ical menginginkan Golkar tetap di luar pemerintah untuk menjadi penyeimbang, sedangkan JK menginginkan Golkar pro-pemerintah. Namun JK menampik unjuk kekuatan di Golkar. "Saya tidak merasa punya kubu. Saya kan tidak lagi menjabat di Partai Golkar," ujar JK beberapa waktu lalu.