Modernisasi Alutsista

Indonesia Borong 11 Helikopter Airbus

Hanna Azarya Samosir , CNN Indonesia | Jumat, 07/11/2014 06:56 WIB
Indonesia Borong 11 Helikopter Airbus Indonesia memesan sebelas helikopter untuk memperkuat pertahanan darat, laut, dan udara. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Indonesia membeli sebelas unit helikopter rotorcraft AS565 MBe Panther dari produsen helikopter terbesar dunia, Airbus Helicopters, yang merupakan salah satu divisi dalam Airbus Group. Pembelian helikopter tersebut diumumkan pada Indo Defence 2014 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, yang digelar Rabu sampai Sabtu (5-8/11).

AS565 MBe Panther merupakan salah satu platform ringan/sedang anti-kapal selam terbaik di dunia. Pemesanan AS565 MBe dilakukan dalam rangka menambah armada helikopter rotorcraft Airbus Tentara Nasional Indonesia. Kesebelas helikopter tersebut akan digunakan untuk menjaga pertahanan darat, laut, maupun udara RI.

Sebelum diserahkan ke TNI Angkatan Laut, sebelas helikopter AS565 MBe akan dipasok oleh Airbus Helicopters kepada PT Dirgantara Indonesia untuk dipersenjatai dengan peralatan penunjang misi. Peralatan tersebut meliputi dipping sonar Helicopter Long Range Active Sonar dan sistem peluncur torpedo. Proses pengiriman pesanan ini akan dilaksanakan dalam tempo tiga tahun.

Rincian pemesanan armada ini terdiri dari Colibri EC120 ringan untuk pelatihan, Fennec dan BO-105 untuk misi serang ringan, Panther untuk misi perang anti-kapal selam, serta Puma dan Super Puma. Dalam waktu dekat, TNI AU juga akan menerima helikopter EC725 untuk misi pencarian dan penyelamatan.

Perjanjian pembelian ini merupakan kelanjutan dari kerjasama dan aliansi strategis yang telah dijalin oleh PT Dirgantara Indonesia dengan Airbus Helicopters sejak lama.

Baca: Jejak SBY Bangun Armada Perang (agk)
Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Membangun Armada Tempur RI