EKSEKUSI PERKARA

Bank Indonesia Benarkan Eksekusi Kasus Gayus

CNN Indonesia
Senin, 17 Nov 2014 12:36 WIB
Bank Indonesia membenarkan ihwal akan adanya upaya eksekusi terhadap harta kekayaan Gayus Tambunan, terpidana kasus korupsi pajak oleh pihak kejaksaan.
Bank Indonesia membenarkan ihwal akan adanya upaya eksekusi terhadap harta kekayaan Gayus Tambunan, terpidana kasus korupsi pajak oleh pihak kejaksaan. (Reuters/Gary Cameron)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bank Indonesia membenarkan ihwal akan adanya upaya eksekusi terhadap harta kekayaan Gayus Tambunan, terpidana kasus korupsi pajak oleh pihak kejaksaan. Eksekusi itu, kata Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia Peter Jacobs, dilakukan pada pukul 09.00 WIB, di kantor Bank Indonesia, Senin (16/11).

"Memang ada pengambilan harta Gayus Tambunan yang dititipkan ke Bank Indonesia oleh Kejaksaan Tinggi. Kegiatan ini agenda Kejaksaan Tinggi, tidak ada peliputan karena cuma mengambil harta saja" kata Peter menjawab CNN Indonesia.

Namun, Peter menambahkan bahwa hingga saat ini tidak ada informasi lebih lanjut yang bisa ia sampaikan mengenai kegiatan ini ke Departemennya, termasuk detil-detil agenda yang dilaksanakan oleh Kejaksaan Tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bank Indonesia hanya dititipi hartanya. Untuk masalah lebih detil, silahkan konfirmasi ke Kejaksaan Tinggi. Bukan hak kita untuk masuk ke ranah tersebut" kata Peter.

Seperti diketahui sebelumnya, Gayus Tambunan adalah terdakwa dalam empat kasus sekaligus, yaitu menerima suap sebesar Rp 925 juta dari Roberto Santonius terkait kepengurusan gugatan keberatan pajak PT Metropolitan Retailmart dan menerima US$ 1 Juta dari Alif Kuncoro terkait pembuatan surat permohonan banding dan surat bantahan pajak untuk PT Bumi Resource pada 2008.

Kasus kedua adalah Gayus dinyatakan bersalah memiliki US$ 659 ribu dan 9,68 juta Dollar Singapura yang merupakan hasil gratifikasi yang diterimanya. Ketiga, Gayus melakukan tindak pidana pencucian uang karena menyimpan uang hasil gratifikasi tersebut di safe deposite box di sebuah bank swasta di Indonesia. Kasus terakhir, Gayus melakukan penyuapan terhadap sejumlah petugas di rumah tahanan Markas Komando (Mako) Brimob, Kelapa Dua.
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
TERPOPULER