Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria, mengungkapkan, Fuad adalah anggota Partai Gerindra. Hanya saja, Fuad terbilang pendatang baru dalam Gerindra. "Sepengetahuan saya dia baru bergabung dengan Gerindra saat pemilihan legislatif 2014," katanya di ruang rapat pansus B DPR RI, Selasa (2/12).
Ahmad mengatakan saat ini Partai Gerindra akan meminta penjelasan pada KPK terkait kejadian Selasa dini hari tersebut. "Ini peristiwa yang tidak baik dan Gerindra akan mengambil sikap sesuai peraturan yang ada," ujar Ahmad.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentu Gerindra punya lembaga bantuan hukum untuk membantu kader yang bermasalah, tapi untuk kasus ini masih harus dipertimbangkan. Sanksinya pun bisa pemecatan," kata Ahmad.
Dari operasi tangkap tangan yang dilakukan, KPK berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 700 juta.
Akibat kasus yang melanda kadernya, Ahmad mengatakan, Gerindra akan lebih selektif dalam melakukan perekrutan calon legislatif baru. "Ini akan jadi pelajaran dalam merekrut caleg baru. Walaupun mereka punya popularitas, tapi integritas harus nomor satu," kata Ahmad.