Djarot juga sudah diberi pesan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terkait tugas-tugasnya kelak sebagai wakil gubernur DKI Jakarta. “Intinya, saya harus backup Pak Ahok,” kata Djarot kepada CNN Indonesia, Kamis (4/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok sebelumnya mengatakan mengincar Ahok sebagai wakilnya sejak lama. "Waktu itu saya khawatir kalau Pak Jokowi jadi Presiden, maka dia kan berhenti jadi pasangan saya. Jadi saya pikir, saya cari, yang cocok dan mirip Pak Jokowi siapa? Ya Djarot," ujarnya.
Ahok suka pada cara Djarot memimpin Blitar. Djarot dikenal tak suka dengan gaya metropolitan dan kemewahan. Dia menghindari pembangunan mal dan gedung bertingkat. Itu sebabnya Djarot tak membangun Blitar dengan konsep kota-kota besar di tanah air seperti Jakarta dan Surabaya.
Ia juga menata pedagang kaki lima dari semrawut menjadi rapi. PKL pun menjadi roda perekonomian Blitar. Ekonomi Blitar maju berkat PKL alih-alih mal seperti yang menjadi ciri kota metropolitan.
Ke depannya, Ahok ingin PKL di Jakarta ditata rapi di dalam mal. Ia ingin meleburkan batas-batas antara pasar tradisional dan pasar modern.