“Secara rinci saya sudah berkomunikasi melalui telepon dengan Pak Gubernur mengenai bagaimana pembagian tugas nanti,” kata Djarot saat dihubungi CNN Indonesia, Kamis (4/12) malam.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu mengatakan Ahok meminta dirinya untuk membantu menata pemukiman kumuh di Jakarta melalui program Kampung Deret.
Djarot sendiri mengatakan dirinya sudah memiliki pengalaman menata pemukiman masyarakat Blitar yang tinggal di bantaran sungai dan perumahan kumuh di sana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, ketika ditanya mengenai pesan khusus Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri kepada dirinya, Djarot mengatakan Mega tak banyak menitipkan pesan.
Ahok sendiri mengatakan sudah lama mengincar Ahok sebagai wakilnya. “Waktu itu saya khawatir kalau Pak Jokowi jadi Presiden, maka dia kan berhenti jadi pasangan saya. Jadi saya pikir, saya cari yang cocok dan mirip Pak Jokowi siapa? Ya Djarot,” ujar dia.
Mantan politikus Gerindra itu sudah lama mengenal Djarot, sejak dia menjabat sebagai bupati Belitung Timur. Oleh sebab itu Ahok paham kinerja Djarot. “Saya kenal baik dia sejak 2006. Dari awal saya pilih Djarot,” kata Ahok.