Pilihan Redaksi |
Sejak 2007, KPK telah melakukan survei pelayanan publik dalam kementerian dan lembaga di Indonesia. Menurut Zulkarnain, dari 18 indikator yang ada, KKP mendapat predikat baik.
"Saya rasa semua kementerian harus belajar dari KKP," ujar Zulkarnain saat memberikan sambutan perayaan Hari Anti-Korupsi Sedunia di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Jumat (5/12).
Salah satu indikator yang dimaksudkan Zulkarnain adalah pengendalian gratifikasi. "KPK melihat Kementerian Kelautan sudah melakukan usaha dengan baik dalam hal ini," ungkapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mendengar pemaparan Zulkarnain, Susi mengaku kaget KPK memperhatikan gerak-gerik kementeriannya. "Saya tidak mengira KPK memperhatikan yang dilakukan kementerian selama lima minggu terakhir. Saya memang berkutat dengan hal itu. Dua minggu saya berada di kantor memikirkan itu," tukasnya.
"Sebelum ada pengendalian, harus ada pula panduan. Pejabat mana yang strategis menerima suap termasuk internal, lalu laporkan secara kolektif. KPK siap bekerja sama," jelasnya.
Dengan begitu, pemerintah dapat mencegah terjadinya korupsi. Zulkarnain menuturkan bahwa saat ini bukan saatnya lagi pemerintah hanya terpaku pada penindakan terhadap pelaku korupsi, melainkan harus memperhatikan pula aspek pencegahan.
"Jika pemimpin tidak bisa, berarti tidak mampu memimpin. Lebih baik turun dan berikan kesempatan kepada yang memiliki integritas. Tidak terlalu sulit sebenarnya memberantas korupsi," ujar Zulkarnain.