Menurut informasi yang didapatkan CNN Indonesia, penggeledahan dilakukan sejak pukul 10.00 WIB tadi.
Lalu, sekitar pukul 19.30 WIB tampak para penyidik membawa keluar barang bukti berupa dua koper hijau, satu tas hitam dan satu kotak berisi dokumen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyidikan lalu berlanjut ke satu lantai diatasnya atau tepatnya ke ruang tata usaha kementerian. Tak hanya itu, penyidik juga mampir ke lantai empat di mana ruangan Menteri Siti Nurbaya Bakar berada.
Setelah itu, penyidik meneruskan kegiatan mereka dan mampir ke lantai tujuh di ruangan Direktorat Jenderal Planologi yang dikepalai oleh Bambang Soepijanto dan bagian bina usaha kehutanan di lantai sebelas.
Ditanyai penggeledahan tersebut, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar mengaku ada sekitar 20 penyidik mendatangi lantai 7 Kementerian.
"Staf saya lapor tim KPK masuk ke ruang Dirjen Planologi untuk cari data," katanya saat dihubungi CNN Indonesia, Selasa (16/12).
Siti, yang saat ini masih berada di Tarakan, Kalimantan Utara, mengatakan KPK tengah mencari data keluar masuk surat era kepemimpinan eks menteri Zulkifli Hasan. Diapun sudah memberikan perintah kepada anak buahnya untuk memberikan semua data yang dibutuhkan KPK.
Penggeledahan dilakukan sebagai pengembangan penyidikan dalam perkara yang menjerat tersangka Bos Sentul City, Kwee Cahyadi Kumala, yang terjadi pada periode kepemimpinan eks Menhut Zulkifli Hasan.
Cahyadi tersangkut kasus tukar guling hutan Bogor karena diduga menyuap bekas Bupati Bogor Rahmat Yasin untuk mewujudkan ambisinya, yakni mempercepat terbitnya rekomendasi tukar menukar kawasan hutan atas nama PT BJA seluas 2.754 hektare.
Pada pukul 19.43 WIB, para penyidik terlihat meninggalkan Gedung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan menggunakan tujuh mobil toyota Innova.