Menurut Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Ronny Franky Sompie, Selasa (23/12), pria yang ditangkap Densus tersebut bernama Adi Margono. Ia ditangkap pada Senin (23/12) malam sekitar pukul 19.30 WIB di Banyuwangi, Jawa Timur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terhitung ada tiga orang yang diantarkan Adi ke Pegunungan Jalin Jantho untuk mengikuti latihan di sana. Mereka adalah Saiful Sayyaf Alias Gaplek, Zuher, dan Kuncoro.
Dia juga diduga mengantar atu mengurim Guntur Amuntai untuk gabung melasanakan perampokan dengan kelompok Pak Bos alias Sabar di Medan.
Penangkapan ini, menurut Ronny, dilakukan dalam rangka pencegahan terjadinya kasus terorisme di seluruh Indonesia menjelang Natal dan Tahun Baru, sesuai dengan instruksi Kapolri Jenderal Sutarman.
Sutarman menyatakan, perayaan hari raya Natal dan tahun baru 2015 memang berpotensi diganggu oleh tindakan terorisme. Namun, potensi tersebut, menurut dia, kecil dan tidak signifikan.
"Itu tidak mengurangi kewaspadaan kami dalam menjaga dan mencegah tindakan terorisme di hari raya ini," ujarnya.
Sebelumnya, Kepolisian juga menangkap tersangka teroris Tony Sangaralo yang diduga juga terlibat dalam pelatihan di Jantho, Aceh. Tony, yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang ayam, kini sudah diamankan oleh Detasemen Khusus 88 Antiteror.