Yang dimaksud dengan DK adalah Dodi Kuncoro, pria kelahiran Solo, 4 Juni 1983, yang sehari-hari berprofesi wiraswasta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Ronny, selain diduga terlibat dalam jaringan sindikat pelaku teror kelompok Badri asal Solo, Dodi juga pernah melakukan pelatihan membuat komponen rangkaian elektronik pemicu bom di rumah Rudi alias Pak Tuek.
Untuk sementara, Kepolisian masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap terduga untuk mendalami lebih jauh keterlibatannya dalam aksi-aksi terorisme tersebut.
Dalam sepekan sebelum Natal, Polri meringkus sejumlah orang yang terlibat aksi terorisme. Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror kembali kemarin menyebut melakukan penangkapan terhadap tersangka teroris yang terlibat dalam pelatihan di Pegunungan Jalin Jantho, Aceh. Pria bernama Adi Margono yang ditangkap itu berperan sebagai perekrut peserta latihan militer.
Sebelumnya, Densus menangkap pria bernama Toni Saronggalo di Lamongan, Jawa Timur. Toni diduga adalah anggota kelompok radikal pimpinan Dulmatin.