Kepala Badan SAR Nasional FHB Soelistyo mengatakan pencarian akan difokuskan di tujuh titik. "Bangka, Singkep, Belitung, Selat Karimata, dan beberapa wilayah darat bagian barat Kalimantan," ujar Soelistyo di Kantor Otoritas Bandara Wilayah 1 Soekarno-Hatta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika benar pesawat ada di bawah laut, maka pencarian akan cukup sulit untuk dilakukan, sebab Basarnas tidak memiliki peralatan yang mumpuni untuk mencari di laut sedalam itu. "Teknologi spesifikasi yang kami punya belum bisa. Kemampuan kami kurang optimal dan tidak mencukupi," kata Jenderal TNI bintang tiga tersebut.
Pesawat AirAsia QZ8501 hilang kontak dengan ATC sekitar 30 menit setelah lepas landas dari Bandara Juanda, Surabaya, Minggu (28/12). Pesawat tersebut terakhir terlihat di radar sekitar pukul 6.12 WIB dan resmi dinyatakan hilang pada 7.55 WIB.
QZ8501 lepas landas dari Bandara Juanda dengan membawa 155 penumpang yang terdiri dari 138 penumpang dewasa, 16 anak-anak dan satu bayi. Sebanyak 149 penumpang merupakan warga negara Indonesia, tiga Korea Selatan, dan tiga lainnya berasal dari Perancis, Malaysia, dan Singapura.