Tim sudah sejak kemarin mengumpulkan sampel DNA dari keluarga korban yang selama ini menunggu di Bandara Juanda. Sebanyak 60 personel dari Tim DVI Polda Jawa Timur diturunkan di posko pusat identifikasi ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim medis yang telah disiagakan terdiri dari spesialis forensik, antropologi forensik, psikologi forensik, dan ahli Deoxyribonucleic Acid (DNA). Mereka bakal bekerja untuk memastikan data jasad yang diperoleh dari keluarga sesuai dengan jenazah yang diidentifikasi.
Surabaya jadi pusat identifikasi karena kebanyakan penumpang berasal dari Jawa Timur. Sementara untuk posko evakuasi dipusatkan di Landasan Udara Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.
Saat ini baru tujuh jenazah ditemukan dari 162 korban di dalam pesawat QZ8501. Pencarian masih terus dilakukan dengan mengerahkan seluruh armada yang ada. Namun cuaca buruk menghadang di Pangkalan Bun Kalimantan Tengah dan sekitarnya jadi kendala petugas evakuasi.