"Saya ucapkan terima kasih terhadap unsur TNI yang telah menjalankan skenario yang dibuat pada Sabtu, 17 Januari," kata Soelistyo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai jumlah armada yang akan berkurang akibat penarikan TNI, Soelistyo mengatakan kekuatan pencarian tidak akan melemah. Bahkan saat ini satu sistem pencarian bawah air sedang dipasang di salah satu kapal Basarnas.
TNI selama ini turut membantu operasi pencarian dan evakuasi QZ8501 dengan mengerahkan armada laut maupun udara. Untuk armada laut, TNI mengerahkan antara lain KRI Sutedi Senaputra, KRI Kodak, KRI Pattimura, KRI Banda Aceh dan KRI Sultan Hasanuddin.
Sementara untuk armada udara, TNI mengoperasikan di antaranya pesawat pengintai Boeing 737 dan Hercules. Saat acara tabur bunga di laut awal Januari, TNI juga mengerahkan 10 Hercules dan CN-295 untuk mengangkut keluarga korban.
Panglima TNI Jenderal Moeldoko juga turut menyaksikan langsung proses pencarian dari Pangkalan Udara Iskandar Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Dia juga sempat naik KRI Banda Aceh dan ikut serta dalam pencarian objek pesawat di sektor prioritas II operasi. (utd/agk)