“Siapapun calon yang akan diajukan ke Presiden, Kompolnas selesaikan dulu (penyelidikan rekam jejak mereka) dengan KPK, PPATK, dan Kejaksaan Agung,” kata anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKS Arsul Sani di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (5/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
DPR pun akan mendengarkan pemaparan Kompolnas apakah lembaga itu telah meneliti para calon baru Kapolri atau belum. DPR juga berharap agar Presiden Jokowi berkonsultasi lebih dulu dengan mereka sebelum mengajukan nama calon Kapolri.
Namun sebelum mengajukan calon baru Kapolri kepada DPR, Jokowi diminta lebih dulu menjelaskan alasan kenapa batal melantik Budi Gunawan sebagai Kapolri. Sejauh ini kabar batalnya pelantikan Budi Gunawan datang dari Tim 9, bukan dari Jokowi sendiri.
Secara terpisah, Kompolnas menyatakan telah menjaring nama-nama baru calon Kapolri untuk diserahkan kepada Presiden kapanpun diminta. Nama-nama itu ialah Wakapolri Komjen Badrodin Haiti, Irwasum Komjen Dwi Priyatno, Kabaharkam Komjen Putut Bayuseno, serta Kabareskrim Komjen Budi Waseso. (agk)