Tim 9: Penyampaian Rekomendasi ke Jokowi Cukup Lewat Media

Lalu Rahadian, CNN Indonesia | Rabu, 18/02/2015 00:40 WIB
Tim 9 mengajukan tujuh rekomendasi kepada Presiden Jokowi menyusul gugurnya penetapan tersangka Komisaris Jenderal Budi Gunawan. Tim Sembilan dari kiri (berdiri) Hikmahanto Juana, Oegroseno, Imam Prasojo, Bambang Widodo Umar dan Buya Syafii Maarif (keduanya duduk) memberikan keterangan kepada wartawan di Maarif Institute Jakarta, Selasa, 17 Februari 2015. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tim 9 menyatakan tidak akan mengirimkan tujuh rekomendasi yang dikeluarkan malam ini secara formal kepada Presiden Joko Widodo. Ketua Tim 9 Ahmad Syafii 'Buya' Maarif mengatakan rekomendasi penyelesaian kisruh antara Kepolisan RI dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersifat terbuka sehingga cukup disampaikan melalui media massa.

"(Rekomendasi disampaikan) melalui pers saja. Kalau sudah disampaikan ke publik tidak masalah," ujar Buya di kantor Maarif Institute, Tebet, Jakarta, Selasa (17/2).

Keterangan serupa juga disampaikan oleh anggota tim 9 yang lain, Komisaris Jenderal (Purnawirawan) Oegroseno. "Ini kan terbuka, jadi melalui media pasti sudah sampai (kepada Presiden)," ujar Oegroseno.

Buya menuturkan Tim 9 tidak akan memaksa Presiden untuk menerima tujuh usulan yang telah disampaikan. Menurut Buya, apa yang ia dan Tim 9 lakukan semata-mata hanya sebuah gerakan moral.


"Kami tidak merasa dilecehkan lah kalau rekomendasi tidak diterima. Ini kan hanya gerakan moral. Terserah Presiden ke depannya bagaimana," ujar Buya. (ags)