Anggota formatur Yandri Susanto membantah anggapan Hanafi terlalu muda untuk memegang jabatan strategis di partai yang didirikan ayahnya itu. “Mas Hanafi bukan ujug-ujug jadi Wakil Ketua Umum. Dia lolos ke DPR dengan suara terbanyak dari daerah pemilihannya. Dia juga pimpinan komisi di DPR,” kata Yandri kepada CNN Indonesia, Senin (16/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal yang juga tak kalah pentingnya dari Hanafi, ujar Yandri, dia bekerja keras menggalang dukungan untuk Zulkifli Hasan. “Dia bukannya duduk manis lalu tiba-tiba dapat jabatan. Dia kerja keras dan itu lebih penting dari faktor lain,” kata Yandri.
‘Darah segar’ itu pula yang membuat Bima Arya Sugiarto yang saat ini menjabat Wali Kota Bogor juga ditunjuk sebagai Wakil Ketua Umum PAN. Bima sebelumnya duduk sebagai Ketua Dewan Pimpinan Pusat PAN.
Total ada enam kursi Wakil Ketua Umum dalam struktur kepengurusan DPP PAN saat ini. Keenam Wakil Ketua Umum PAN selain Hanafi Rais dan Bima Arya adalah Mulfachri Harahap, Asman Abnur, Suyoto, dan Bara Hasibuan.
Sementara Sekretaris Jenderal PAN dijabat oleh Eddy Soeparno, tim inti Amien Rais yang saat ini menjabat sebagai Direktur Keuangan Bakrie & Brothers. Kepengurusan baru DPP PAN ini rencananya bakal diumumkan dalam satu-dua hari ke depan. (Baca: Direktur Keuangan Bakrie & Brothers Jadi Sekjen PAN) (agk)