Survei Populi Center yang dirilis hari ini, Kamis (19/3), menunjukkan 60 persen dari 1.000 responden yang disurvei, puas terhadap kinerja Ahok dalam menyelesaikan sengkarut masalah di ibu kota. Sementara sepertiga responden sisanya menyatakan ketidakpuasan terhadap Ahok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal menarik dari survei Populi Center ialah, ketika responden disodorkan pertanyaan terbuka mengenai apa yang mereka ingat ketika mendengar nama Ahok, banyak jawaban yang identik.
Selain tiga kata yang paling banyak disebut responden untuk Ahok itu, kata-kata lain yang dipilih rakyat Jakarta untuk merepresentasikan sosok Ahok adalah aspiratif, blak-blakan, emosional, temperamen, cerdas, kritis, disiplin, jujur, dan banjir.
Namun respons publik terhadap Dewan Perwakilan Rakyat DKI Jakarta lain lagi. Hasil survei Populi Center menunjukkan mayoritas publik Jakarta mengidentikkan wakil rakyat mereka dengan kata korupsi, Haji Lulung, dana siluman, dan kisruh.
Survei Populi Center dilakukan pada 11-15 Maret 2015 di enam wilayah DKI Jakarta di Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Kepulauan Seribu. Jajak pendapat dilakukan secara tatap muka dengan 1.000 responden yang dipilih dengan metode acak bertingkat (multistage random sampling), dengan margin of error sekitar 3,09 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. (agk)