Sertu Indra dan Serda Hendrianto dibunuh ketika sedang bertugas menyelidiki dan mengintai kelompok bersenjata di Aceh Utara, Senin (23/3). (Baca: Dua Intel TNI yang Tewas di Aceh sedang Intai Kelompok Bersenjata)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nisam Antara di Aceh Utara merupakan wilayah tempat ditemukannya jenazah Sertu Indra dan Serda Hendrianto. Mayat keduanya dalam kondisi tertelungkup, tangan terikat, dan hanya memakai celana dalam.
Di darat, TNI juga melakukan penyusuran di rute Simpang KKA (Kertas Kraft Aceh), wilayah yang berada di salah satu Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara.
Pengejaran terhadap pelaku penembakan ini sebelumnya juga dikemukakan oleh Kepala Pusat Penerangan TNI Fuad Basya. “Aparat sedang memburu pelakunya yang berasal dari kelompok yang telah diperkirakan,” kata dia.
Sertu Indra dan Serda Hendri kemungkinan besar dieksekusi dengan cara diberondong peluru dari jarak dekat. Indikasi tersebut terlihat dari luka tembak yang ada hampir seluruh bagian tubuh korban.
Di tempat kejadian perkara ditemukan 12 butir selongsong senapan AK-47 dan 3 butir selongsong senapan M-16. (agk)