Lantik Deputi, Luhut: Kerja Kami Pengaruhi Kesuksesan Jokowi

Resty Armenia, CNN Indonesia | Kamis, 02/04/2015 12:27 WIB
Lantik Deputi, Luhut: Kerja Kami Pengaruhi Kesuksesan Jokowi Presiden Jokowi dan Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Panjaitan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (31/12). (Antara/Prasetyo Utomo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Staf Kantor Kepresidenan Luhut Binsar Panjaitan melantik empat dari lima deputi beserta dua staf khusus yang akan membantunya bekerja pada Kamis (2/4) di Auditorium Gedung III Sekretariat Negara.

Keempat deputi tersebut antara lain, Deputi I Bidang Monitoring dan Evaluasi dipegang oleh Darmawan Prasodjo, Deputi II Bidang Pengelolaan dan Kajian Program Prioritas dipegang Yanuar Nugroho, Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis dipegang Purbaya Yudhi Sadewa, dan Deputi IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi dipegang Eko Sulistyo.

Sementara Deputi V Bidang Analisis Data dan Informasi Strategis yang dipegang oleh Brigjen Andogo Wiradi belum dilantik lantaran Keputusan Presiden mengenai jabatannya masih dalam proses.


Adapun dua staf khusus yang turut mengucapkan sumpah yakni Lambock V Nahattands--yang pernah menjadi Sekretaris dari Menteri Sekretaris Negara era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono--dan Atmadji Sumarkidjo.

"Kepada para pejabat yang baru dilantik dan diambil sumpahnya, saya mengucapkan selamat bertugas pada jabatan baru ini, perlu sekali pada kesempatan ini mengingtkan sekali lagi bahwa staf presiden di mana saudara-saudara bekerja mempunyai tugas penting," ujar Luhut.

Ia lantas menyebutkan tugas-tugas Kantor Staf Kepresidenan. Tugas-tugas pokok tersebut antara lain, memastikan program-program nasional sesuai visi misi presiden berjalan dengan baik, menyelesaikan masalah secara komprehensif atas program prioritas nasional, percepatan program-program prioritas nasional, memantau kemajuan pelaksanaan program prioritas nasional, pengelolaan isu-isu strategis, pengelolaan isu strategis politik dan desiminasi informasi, serta menyampaikan analisa data informasi strategis dalam rangka mendukung proses pengambilan keputusan.

"Saya ingin mengutip fungsi dari Kantor Staf Kepresidenan sesuai dengan Perpres (Peraturan Presiden) Nomor 26 Tahun 2015 untuk mengingatkan saudara-saudara, bekerja pada rambu-rambu yang telah ditetapkan," kata Luhut.

Ia menekankan bahwa fungsi Kepala Kantor Staf Kepresidenan memberikan pertimbangan, baik diminta atau tanpa diminta, agar Presiden mampu mengambil keputusan optimal. "Sukses atau tidaknya pengambilan keputusan Panglima (Presiden) bergantung juga pada Kepala Kantor Staf Kepresidenan dan jajaraannya mampu memberikan pertimbangan yang terbaik," ujar dia.

Sebelum menghadiri rapat terbatas soal Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika beberapa saat lalu, Luhut telah memperkenalkan kelima deputinya secara resmi kepada Presiden Joko Widodo.

Darmawan merupakan seorang ekonom energi dan lingkungan yang kini bergabung dengan PDIP. Yanuar adalah mantan Direktur Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4). Sementara Purbaya sebelumnya pernah menjadi ekonom Danareksa Research Institute.

Nama Eko sudah tidak asing di kalangan relawan Jokowi-JK karena merupakan bagian dari tim sukses kala pilpres lalu. Sedangkan Andogo adalah seorang pejabat tinggi TNI berpangkat Mayor Jenderal. (hel)