Hanya saja, gangguan yang dialami terbilang minor. Dia memastikan, jumlah gangguan bahkan tidak mencapai angka satu persen dari jumlah keseluruhan sekolah yang mengadakan UNCBT.
Dijelaskan oleh Nizam, sejauh ini, baru tiga laporan yang dia terima terkait adanya masalah dari sekolah pelaksana UNCBT.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk sekolah di Bangka, Nizam mengatakan masalah terjadi pada server sekolah. "Akibatnya, tiap sepuluh menit langsung log out. Tapi itu juga tidak terjadi di semua kelas, melainkan hanya di dua kelas," kata Nizam.
Kemendikbud kemudian mengirimkan tim untuk mengatasi masalah itu. Sampai saat ini, kata Nizam, masalah server itu masih dicoba untuk diselesaikan.
Jika sampai malam ini sistem belum juga benar, maka para siswa akan mengikuti UN secara manual pada esok, Selasa (14/4). Akan tetapi, bila sistem sudah benar, maka siswa akan mengikuti UNCBT besok.
Di sisi lain, Nizam menganggap pelaksanaan UNCBT pada hari ini sangat memuaskan. Pasalnya, Kemdikbud awalnya memprediksi sebanyak 10-20 persen sekolah pelaksana UNCBT mengalami gangguan berarti.
"Ternyata, tidak sampai satu persen jumlahnya. Saya pribadi sangat puas. Ini saya rasa merupakan suatu bentuk semangat sekolah penyelenggara UNCBT," katanya. (meg)