Menurut Ahok masyarakat pengguna Transjakarta harus bersabar setidaknya hingga Juni 2015 untuk mendapatkan bus baru. Hal tersebut tak lepas dari keputusan Pemprov DKI Jakarta untuk memilih membeli bus dari dalam negeri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk tambahan bus, Ahok mengatakan akan ada kurang lebih 600 unit bus baru, yang akan diterima Pemprov mulai bulan Juni hingga akhir tahun. Dari jumlah itu, Daewoo, sebuah perusahaan otomotif asal Korea Selatan, berniat menyumbang 100 unit bus kepada Pemprov.
Lebih jauh lagi, Ahok juga mengatakan ada pilihan untuk menggunakan bus lama yang sempat bermasalah persoalan transaksi keuangannya. Saat itu, menurut keterangan Ahok, bus sudah dibayar Pemprov namun bus belum juga dipakai. Untuk menyelesaikan masalah itu, pihaknya akan berbicara dengan jaksa agar bus bisa digunakan.
"Kami mau bicara dengan jaksa agar bus yang tersangkut persoalan bisa digunakan tapi kami tak perlu membayar," ujarnya. (utd)