"Saya tidak masalah karena itu normal dan dia (Budi) sudah dinyatakan bersih oleh pengadilan," kata Fahri saat ditemui di kompleks DPR RI, Rabu (22/4).
Apalagi Budi menurutnya sudah pernah diloloskan DPR saat usulkan menjadi Kapolri oleh Presiden Indonesia Joko Widodo. Karena itu, Budi dinilai sangat pantas untuk jadi Wakapolri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Negara harus berdasarkan hukum bukan opini publik," ujarnya menambahkan.
"Mungkin besok (hari ini). Jika keputusan Kapolri besok ya berarti besok diumumkan. Biar Kapolri yang mengumumkan," kata Budi di kompleks DPR, Selasa malam (21/4).
"Yang jelas sudah pasti ada satu calon Wakapolri. Nanti kepastiannya dari Pak Kapolri," ujarnya menambahkan.
Saat ini ada delapan perwira berpangkat komisaris jenderal yang memiliki peluang untuk menjadi Wakapolri mendampingi Jenderal Badrodin Haiti. Mereka adalah Irwasum Komisaris Jenderal Dwi Priyatno, Kabaharkam Komisaris Jenderal Putut Eko Bayuseno, dan Kabareskrim Komisaris Jenderal Budi Waseso.
Ada pula Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Anang Iskandar, Kabaintelkam Komisaris Jenderal Djoko Mukti Haryono, Kalemdikpol Komisaris Jenderal Budi Gunawan, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Komisaris Jenderal Saud Usman Nasution, serta Sekretaris Utama Lemhanas Komisaris Jenderal Suhardi Alius. (Baca juga: Muncul Matahari Kembar jika BG Jabat Wakapolri) (sur)