Ditemui kemarin, Selasa (28/4), Kabareskrim Komisaris Jenderal Budi Waseso mengkonfirmasi jika Lulung akan diperiksa hari ini. Budi juga mengatakan jika pemeriksaan kali ini merupakan penjadwalan ulang setelah sebelumnya dijadwalkan Senin (27/4).
"Dijadwalkan besok (hari ini) pemeriksaan karena Senin kemarin tidak bisa hadir. Untuk besok (hari ini) hanya Haji Lulung yang diperiksa," ujar Budi di Jakarta, Selasa (28/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Barang-barang yang terlihat dibawa oleh penyidik adalah dua tas dan sebuah map dari ruang kerja Lulung serta sebuah CPU, tiga layar komputer, dan sebuah kardus besar dari Sekretariat Komisi E DPRD DKI Jakarta.
Sementara itu Lulung yang ditemui di DPRD DKI mengkonfirmasi jika dirinya akan memenuhi panggilan dari penyidik Bareskrim. Dia mengungkapkan jika ketidakhadirannya pada pemanggilan pertama adalah karena dia sedang menghadiri acara Partai Persatuan Pembangunan di Sulawesi Utara.
"Insya Allah panggilan berikutnya saya siap hadir tanpa ada halangan apapun," kata Lulung.
Bareskrim Polri saat ini tengah mengusut kasus pengadaan CPU tersebut. Dua orang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Keduanya adalah pejabat pembuat komitmen Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat Alex Usman dan pejabat pembuat komitmen Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat Zaenal Soleman.
Baca juga:
Lulung Siap Diperiksa Polisi Terkait Kasus Korupsi UPS
Ruang Kerja Digeledah, Lulung Apresiasi Kerja Polisi
Ahok Pelit Bicara soal Penggeledahan Ruang Haji Lulung (hel)