"Setelah jenazah Gularte sampai akan diformalin lagi karena jenazah baru diformalin untuk dua hari pada dini hari tadi," ujar Sekretaris Eksekutif Komisi Keadilan dan Perdamaian Konferensi Waligereja Indonesia Romo Siswantoko, Rabu (29/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jam 19.00 WIB malam nanti ada misa arwah untuk Rodrigo dan tujuh terpidana mati lain yang dipimpin MGR Ignasius Suharyo selaku Uskup Agung Jakarta," ujar Romo Siswantoko.
"Kejaksaan Agung memperbolehkan jenazah menginap satu hari di funeral house. Pemilihan lokasi St Carolus sesuai permintaan pengacara dan keluarga karena yang strategis lokasinya (rumah duka) di sini. KWI kemudian memfasilitasi," ujar Romo Siswantoko menjelaskan.
Gularte yang menghabiskan masa kecilnya di lahan pertanian keluarga di Paraguay, didakwa atas upaya penyelundupan 19 kilogram kokain ke Jakarta pada 31 Juli 2004. Saat itu, petugas Bea dan Cukai Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta menangkap Gularte dan kedua rekannya, Fred Silva Magueta dan Emerson Viera Guemares. Kokain ditemukan dalam delapan papan selancar yang mereka bawa.
Baca Juga:
PM Australia Panggil Pulang Dubes Setelah Eksekusi Bali Nine
Cerita soal Mary Jane ke Jokowi, Anis Migrant Care Menangis
Usai Eksekusi 8 Terpidana, Jaksa Agung: Saya Turut Berduka (utd)