"Itu mungkin belum bisa kami sampaikan sekarang," ujar Andreas di kawasan Cikini, Jakarta, Senin (11/5). (Baca juga: Soal Reshuffle, Menteri Perdagangan Rachmat Gobel Bela Diri)
Namun, ia mengungkapakan adanya komunikasi yang dilakukan oleh PDI Perjuangan. Andreas pun menekankan bahwa rencana perombakan jajaran menteri merupakan wilayah dan wewenang Presiden Joko Widodo seutuhnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua DPP PDIP, Rokhmin Dahuri, mengatakan persiapan partai menghadapi wacana kebijakan reshuffle kabinet telah diantisipasi oleh Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum partai.
"Ibu Ketum sudah siapkan kader," ujar Rokhmin saat ditemui di bilangan Cikini, Jakarta, Sabtu (9/5). (Basca juga: JK Masih Belum Tahu Kapan Jokowi Umumkan Reshuffle Kabinet)
Walaupun kebijakan perombakan kabinet merupakan hak prerogatif Jokowi sebagai presiden, Rokhmin menegaskan PDIP sebagai partai pengusung "wajar dan punya kewajiban moral" untuk menyiapkan nama-nama kader yang bisa diplot duduk dalam jajaran kabinet.
"Saya tegaskan Ibu Ketum sudah sangat siap dengan nama-nama dan untuk posisi-posisi sesuai bidangnya dan potensi dari kader PDIP," kata Rokhmin.
Lebih lanjut, ia mengatakan keputusan Reshuffle Kabinet atau perombakan menteri menunggu keputusan Presiden Jokowi. "Yang menentukan reshuffle kabinet itu Presiden, jadi waktu kapan tepatnya Presiden yang putuskan," katanya. (Baca juga: Wacana Reshuffle Dianggap Masih Kepagian) (pit)