Manahan mengatakan hingga saat ini kasus penusukan yang dilakukan oleh oknum TNI AL masih pada tahap pendalaman. Pihak Polda Metro Jaya sudah melakukan. koordinasi dengan POM AL. (Baca juga: TNI AL Sebut Terduga Pembunuh Aktivis Jopi Praka JL)
Manahan mengatakan bahwa kronologis penusukan hingga saat ini masih simpang siur kebenarannya, sebab situasi dan kondisi TKP perlu diselidiki lebih lanjut. "Jadi bisa jadi dia membela diri, kita belum tau, di awali pertengkaran, dan kondisi gelap," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Manahan menekankan bahwa pihak TNI tidak akan mentolerir berbagai pelanggaran dan akan dilakukan penindakan sesuai Undang-Undang yang berlaku.
Sebelumnya, aktivis lingkungan hidup Jopi Peranginangin tewas ditikam dari belakang di depan sebuah kafe di Kemang, Jakarta Selatan. Saksi mengatakan Jopi hanya berniat melerai pertengkaran yang terjadi antara dia dan pelaku. Nahas niat Jopi itu membuatnya kehilangan nyawa. (sip)