"Saya akan minta Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) untuk menyurati semua PT untuk melakukan pengecekan terhadap ijazah para dosennya, terutama untuk lulusan dari PT yang dicurigai mengeluarkan ijazah palsu," kata Nasir saat konferensi pers di Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Jakarta Pusat, Selasa (26/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan pemeriksaan akan lebih intensif dilakukan terhadap PNS lulusan perguruan tinggi yang dicurigai memiliki ijazah palsu.
Kasus ijazah palsu perguruan tinggi kini tengah dipelajari kepolisian. Pada hari Selasa ini, Meristek Dikti M Nasir menyerahkan dokumen kasus pengeluaran ijazah palsu kepada Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di Gedung BPPT. (Baca Juga: Menteri Nasir Serahkan Berkas Kasus Ijazah Palsu ke Kapolri)
Dokumen itu merupakan hasil inspeksi dadakan ke perguruan tinggi tidak berizin bernama University of Berkley Michigan Amerika Serikat yang terletak di Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat. Di kampus tersebut, ditemukan ijazah palsu. Bukan hanya itu, PT tersebut ternyata tidak berizin.
Badrodin mengatakan akan mempelajari dokumen yang diserahkan Nasir. Ia mencatat ada dua pelanggaran dalam kasus ini, yaitu kampus yang tidak berizin dan pemalsuan tanda tangan untuk pengeluaran ijazah palsu.
"Tentu kami akan lakukan penyelidikan apakah benar ada tindak pidana atau tidak. Kalau ada, akan ditingkatkan jadi penyidikan," katanya. (utd)