“Sekarang harus dipikirkan bagaimana caranya agar dialog-dialog damai itu sungguh-sungguh dipersiapkan dengan baik sehingga efektif untuk menyelesaikan konflik. Itulah harapan tokoh adat, cendekiawan, dan tokoh agama di sini,” kata Neles kepada CNN Indonesia, Rabu (27/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selasa (26/5), Ryamizard mengatakan perwakilan OPM pun telah ke Jakarta untuk berkomunikasi dengan pemerintah. (Baca: Menhan akan Temui Pemimpin Organisasi Papua Merdeka)
Pigai mengingatkan pemerintah untuk melibatkan tokoh Papua dalam dialog perdamaian di Bumi Cendrawasih itu. “Harus ada orang Papua dan sosiolog yang menjadi jembatan antara pemerintah pusat dan masyarakat Papua,” ujarnya.
Terkait itu, Koordinator Jaringan Damai Papua menawarkan diri untuk berperan sebagai fasilitator demi kesuksesan program pemerintah di Papua. (Baca juga: Jokowi Dianggap Hancurkan Dua Tabu di Papua)
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno menegaskan pemerintah Jokowi ingin secara serius melepas stigma ‘daerah konflik’ dan ‘zona berbahaya’ dari Papua. Untuk itu pendekatan ke masyarakat Papua akan dilakukan lewat sudut pandang pembangunan. (agk)