Diapit oleh Puan dan Hasto, Megawati menandatangani prasasti di depan kantor baru PDIP tersebut. “Satu Juni 2015 ini dengan mengucapkan bismillah maka kantor Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan yang dari dulu telah kita miliki dan telah dibangun kembali, dengan ini resmi dibuka," kata Megawati disambut tepuk tangan meriah para kader PDIP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah pejabat tampak hadir dalam peresmian kantor PDIP tersebut, antara lain Menteri Dalam Negeri yang juga mantan Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo, Wakil Gubernur DKI Jakarta yang juga Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat, dan Menteri Koordinator Kemaritiman Indroyono Soesilo.
Dalam prasasti yang ditandatangani Megawati di depan kantor PDIP, ada beberapa kalimat yang berhubungan dengan tanggal 1 Juni sebagai Hari Kelahiran Pancasila.
"Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, nyalakan terus semangat perjuangan untuk membela ideologi Pancasila 1 Juni 1945, 'dedication of life' kita merupakan api nan tak kunjung padam, pantang surut, pantang menyerah, maju terus untuk kejayaan Indonesia raya tercinta," ujar Megawati seperti dikutip dari prasasti yang ditandatanganinya.
Sebelumnya, Hasto mengatakan jika rencana pembangunan kembali gedung lama PDIP tersebut telah digalang sejak 10 tahun lalu. Gedung berdinding putih dengan pilar-pilar merah darah itu yang direnovasi dengan biaya Rp 42,6 miliar itu akan menggantikan kantor lama PDIP yang beralamat di Lenteng Agung, tepi selatan Jakarta.
"Seluruh kegiatan operasional akan diorganisasikan di sini mulai 17 Juni, sementara kantor di Lenteng Agung akan dijadikan pusat pelatihan kader serta organisasi sayap partai," kata Hasto.
Lima pilar merah darah di bagian depan gedung baru ini, ujar Hasto, menandakan dasar negara Indonesia yang terdiri dari lima sila, Pancasila. (agk)