"Itu enggak masuk. Itu ranahnya Presiden Joko Widodo," ujar Moeldoko di Gedung DPR, Jakarta, Senin (8/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Secara internal sendiri dengan bagaimana perkembangan TNI sendiri," ujar Moeldoko.
Novanto mengatakan DPR menyerahkan semua putusan pada Jokowi. Iapun memperkirakan Jokowi akan menentukan pilihannya setelah proses pernikahan anaknya, Gibran Rakabuming, selesai. (Lihat Juga: Jokowi Kemungkinan Pilih Panglima TNI Usai Pernikahan Anaknya)
Sejauh ini, tiga kandidat utama kepala staf adalah Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Gatot Nurmantyo, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Ade Supandi dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Agus Supriatna.
Menurut keterangan lembaga masyarakat sipil HAM, Imparsial, tiga kepala staf tersebut bebas dari rekam jejak hitam pelanggaran HAM. Dari sudut pandang HAM, ketiganya dinilai memiliki peluang yang sama untuk naik jabatan menjadi panglima TNI. (Lihat Juga: Imparsial: Tiga Kepala Staf TNI Bebas Pelanggaran HAM)
Siapapun yang nantinya akan dicalonkan Jokowi untuk menggantikan Jenderal Moeldoko harus melewati proses uji kelayakan dan kepatutan terlebih dahulu di DPR, dalam hal ini di Komisi I.
(utd)