Dia mengatakan, keberadaan anggota Polri di KPK akan memperkuat lembaga hukum yang bertugas khusus memberantas korupsi itu. Selain itu, jika KPK dipimpin oleh seseorang berlatar kepolisian, kedua lembaga penegak hukum pun dapat bersinergi lebih baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apakah di Polri atau di KPK itu sama-sama mengabdi kepada negara, sama saja," lanjut dia menegaskan. (Baca: Polri Incar Kursi Pimpinan KPK)
Sebelumnya, Tim Panitia Seleksi Pemimpin KPK (Pansel) menyatakan telah mendapatkan informasi yang menyatakan Polri akan mengutus perwiranya untuk mencalonkan diri sebagai pimpinan KPK. (Baca: DPR Apresiasi Kunjungan Pansel Capim KPK ke Mabes Polri)
"Polri juga sepertinya akan mengajukan (calon pimpinan KPK),” kata anggota Tim Pansel, Yenti Ganarsih, saat dikonfirmasi tentang jumlah dan latar belakang orang-orang yang telah mendaftarkan diri ke mereka.
Hal serupa juga dikemukakan anggota Tim Pansel lainnya, Destri Damayanti. "Mereka ada calon, saya lupa namanya. Ada yang purnawirawan, yang aktif juga ada," tuturnya.
Yenti dan Destri mengatakan, setiap warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pimpinan KPK. Syaratnya dasarnya, mereka harus mampu memenuhi kriteria yang telah ditentukan Tim Pansel.
(obs)