Daftar tersebut berisi tujuh nama tokoh yang mayoritas berlatarbelakang sebagai jaksa. "Kurang lebih tujuh nama," kata juru bicara tim pansel, Betti Alisjahbana, usai bertemu pimpinan PPATK di Jakarta, Selasa (8/6). (Baca juga: TNI Jagokan Mantan Danpuspom Jadi Pimpinan KPK)
Ke depan, tim pansel akan meminta PPATK menelusuri nama-nama bakal calon pimpinan KPK yang telah lolos tahap seleksi administrasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum bertandang ke kantor PPATK, tim pansel menemui pimpinan komisi antikorupsi di Gedung KPK. Senin (8/6) kemarin mereka juga bertamu ke Markas Besar Polri, menemui Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dan Wakil Kapolri, Komisaris Jenderal Budi Gunawan.
"Kami jemput bola. Kami minta sebanyak mungkin nama agar punya banyak pilihan," ucapnya. (Baca: Tim Pansel Rembukan Masa Depan KPK)
Setelah ini, tim pansel akan meminta masukan Badan Intelejen Negara. Ketika dikonfirmasi soal rencana meminta masukan ke TNI, Betti berkata, timnya belum merencanakan hal itu.
"Kami mengunjungi stakeholders yang banyak bekerja sama dengan KPK. Sejauh ini TNI belum masuk. Belum terlintas. Tapi nanti kami coba," katanya. (sip/sip)