Perombakan akan dilakukan setelah Ahok menerima daftar 30 calon pejabat eselon II dari Badan Kepegawaian Daerah sejak Senin (15/6) kemarin. Setelah melakukan penilaian, Ahok sendiri yang memutuskan untuk mengangkat atau menolak semua nama calon pejabat eselon II tersebut.
"Nanti Ahok yang menilai ada tidak yang cocok dengan beliau. Jadi beliau sedang berpikir, bisa saja nanti malam setelah berpikir ada perubahan," kata Kepala BKD DKI Jakarta Agus Suradika di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (16/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus sebelumnya telah mengatakan, 30 nama calon eselon II tersebut akan memperebutkan jabatan kepala dinas dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang hendak diganti oleh Ahok.
Saat dikonfirmasi, Ahok membenarkan rencananya yang akan melantik pejabat eselon II baru pada bulan ini. Menurut Ahok, bulan Ramadan bukanlah penghalang bagi dirinya untuk melakukan perombakan beberapa kepala SKPD di Pemprov DKI Jakarta.
"Saya beberapa sudah kenal namanya para calon eselon II di DKI Jakarta. Pelantikan bulan ini, justru harus saat puasa dilantiknya agar tidak ada yang marah-marah nanti," kata Ahok tersenyum. (utd)