Pelantikan pejabat tingkat eselon II tersebut akan dilakukan setelah proses seleksi terhadap 30 calon telah selesai dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Setelah melakukan penilaian, Ahok sendiri lah yang memutuskan untuk menerima beberapa nama dari keseluruhan calon pejabat eselon II itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai saat ini belum ada kabar yang diperoleh mengenai dinas, kota, badan, atau biro mana saja yang akan diganti kepala-kepalanya. Namun, beberapa waktu belakangan ini Ahok sering berkata hendak mengganti Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi Benjamin Bukit karena kinerjanya dinilai tidak memuaskan.
“Kalau tidak bisa tegas mungkin diganti Kepala Dishub. Jangankan yang tidak kelihatan seperti taksi uber, angkot ngetem saja tidak dikasih sanksi kok. Padahal, sudah jelas terekam CCTV platnya (angkot yang berhenti sembarangan) berapa kok," ujar Ahok saat memberikan pandangan atas lambatnya kinerja Dishubtrans DKI Jakarta dalam menindak keberadaan taksi uber di Jakarta, Senin (15/6) lalu. (obs)