Melalui pernyataan yang diterima CNN Indonesia, Sabtu (4/7), Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Sumatra Utara AKBP Helfi Assegaf menyatakan jenazah maupun potongan tubuh yang ditemukan tim evakuasi, kini disimpan dalam fasilitas pendingin di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumatera Utara. (Baca juga: Hercules Itu Membantu Keluarga Kami)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, perkembangan dari tim DVI menyebutkan dari 147 kantong yg diterima oleh tim, telah silakukan pemeriksaan foransik. Hasilnya, sebanyak 119 kantong jenazah telah berhasil mereka identifikasi. Bahkan semua korban yang teridentifikasi dilaporkan sudah diserahkan ke pihak keluarga. (Baca juga: Proses Identifikasi Korban Sipil Hercules Dipertanyakan)
"Ada lima tahap dalam standar ini yaitu, menangani olah tempat kejadian perkara (TKP), ante mortem, post mortem di kamar jenazah, sidang rekonsiliasi, dan briefing," kata Setyo.
Lebih lanjut, dia juga menyampaikan lebih dari 100 orang dokter dan tim medis yang diterjunkan untuk menjalani tahap ante mortem dan post mortem. Tim, katanya, didatangkan dari Mabes Polri, Bidang Kedokteran Kesehatan Polda Sumut, RSUP Adam Malik, RS Pringadi Medan, Fakultas Kesehatan Universitas Sumatera Utara dan FK Universitas Prima Indonesia.