Ribuan bus itu harus masuk ke dalam terminal untuk uji kelayakan. “Di terminal kami sudah siapkan posko untuk mengecek kelayakan mobil atau kendaraan. Jadi kalau sopir dan kendaraannya kurang layak, enggak boleh jalan," kata Kepala Dishub DKI Jakarta Andri Yansah di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (8/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dishub DKI Jakarta memprediksi jumlah penumpang angkutan lebaran tahun ini mencapai 6.532.403 orang. Jumlah tersebut naik dari tahun sebelumnya yang berjumlah 5.750.854 orang.
Terdapat tiga terminal utama di Jakarta, yaitu Terminal Pulo Gadung, Terminal Kampung Rambutan, dan Terminal Kalideres. Sementara sembilan terminal bantuan berada di Tanjung Priok, Tanah Merdeka, Rawamangun, Pinang Ranti, Pasar Minggu, Muara Angke, Grogol, Rawa Buaya, dan Pulo Gebang.
Terdapat pula 10 Pul Bus AKAP yang berada di wilayah Jakarta untuk membantu mudik lebaran, antara lain Garuda Mas (Jakarta Timur), Kramat Djati (Jakarta Timur), Gunung Mulia (Jakarta Timur), Raya (Jakarta Timur), Gunung Harta (Jakarta Timur) Primajasa PU (Jakarta Timur), Damri St. Jakarta (Jakarta Pusat), Safari Darma Raya (Jakarta Selatan), Kramat Djati (Jakarta Selatan), dan Sinar Jaya Megah Langgeng (Jakarta Selatan). (agk)