Ilham dibebaskan bukan tanpa alasan. Bareskrim Polri mendapatkan jaminan dari keluarga Ilham bahwa mahasiswa Teknik Informatika perguruan swasta itu tidak akan melarikan diri. Ilham juga dinilai proaktif dan responsif sepanjang pemeriksaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk memudahkan pengungkapan kasus, Budi Waseso meminta Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Viktor Simanjuntak untuk berkoordinasi dengan Singapura. Viktor saat ini kebetulan sedang berada di Singapura untuk memeriksa tersangka kasus kondensat, HW.
Budi menegaskan apa yang dilakukan penyidiknya, yakni melepas Ilham dengan jaminan, tidak menyalahi aturan karena Polri juga memiliki rambu dan kewenangan tersendiri. Apalagi polisi Singapura telah meminta bantuan ke Polri.
"Mereka sejauh ini mempercayakan ke kami untuk memeriksa Ilham," ujar Budi.
Ancaman terhadap pesawat Singapore Airlines dilontarkan lewat media sosial pada 1 Juli. Ancaman itu berisi pesan agar Singapore Airlines tidak menerbangkan pesawatnya karena ada bom di dalam pesawat.
Akibat ulah nakal tersebut, pesawat sempat tertunda penerbangannya selama beberapa jam untuk pengecekan keamanan dan sterilisasi. (agk)