"Ini dalam penanganan Polri. Ada kesepakatan untuk membangun kembali apa yang dirusak," ucap Tedjo kemarin (17/7).
Kesepakatan ini diketahuinya melalui laporan yang didapat dari daerah. Selain itu, Tedjo menjelaskan para tokoh-tokoh juga dikumpulkan agar pembakaran ini tidak meluas ke isu saling serang antar umat beragama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi ini bukan serang antar agama. Jangan dikaitkan ke situ," ucapnya.
Dalam upaya pengamanan, petugas menembak tiga orang pelaku penyerangan yang tidak mengindahkan peringatan yang diberikan sebelumnya.
Kepala Kepolisian Republik Indonesia Badrodin Haiti mengatakan masalah utama yang membuat insiden penyerangan terjadi adalah karena masalah ketidaksukaan terhadap suara nyaring yang diakibatkan oleh persiapan Sholat Idul Fitri. (gen)