Itu dilakukan pasca temuan bahan makanan mengandung bahan formalin di salah satu acara Pemda beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok mengatakan, peningkatan tersebut terlihat dari jumlah antrean yang membeludak di RS kanker Dharmais Jakarta. Oleh karena itu, Ahok berencana akan membuat program yang mampu mengurangi penderita kanker di DKI Jakarta.
Menurut Ahok, penggunaan formalin dalam makanan bisa merusak metabolisme hati dan liver. Alasannya, formalin biasa digunakan untuk mengawetkan mayat bukan untuk konsumsi manusia.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan DKI Jakarta, Sri Haryati, mengatakan jumlah formalin yang ditemukan di produk olahan peternakan yang dijual di pasar lebih menurun pada tahun ini. Meski demikian, pihaknya tidak akan menolerir jika menemukan pangan mengandung bahan berbahaya tersebut. (ded/ded)