Menurutnya, petisi penolakan dan dukungan adalah sesuatu yang biasa dan tak perlu dibesar-besarkan. Jika dibutuhkan komentar, yang paling pas adalah yang membuat petisi tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi, sembari berguyon, Budi mengatakan saat ini suasana Idul Fitri masih terasa maka janganlah semua pihak menambah dosa dengan berprasangka buruk.
Divisi Humas Polri membagikan tautan petisi penolakan pencopotan Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komisaris Jenderal Budi Waseso. Melalui akun resmi Facebook, pihak kepolisian menyebar petisi yang dibuat oleh mereka yang menamakan diri Komite Mahasiswa Pemuda untuk Reformasi dan Demokrasi, atau disingkat Kamerad.
Petisi itu dibuat melalui change.org oleh pemilik akun bernama Haris Pratama yang juga mengklaim sebagai Koordinator Presidium Kamerad. Tidak banyak data pribadi yang bisa digali dari Haris lantaran dia hanya berbagi informasi aktivitasnya dengan orang yang dia kenal di change.org.
Dalam keterangannya, Haris menyatakan petisi itu dibuat sebagai bentuk penolakan terhadap gerakan yang membuat petisi yang meminta Budi Waseso dari jabatannya. Haris menyebut, mereka yang meminta Budi Waseso dicopot tidak paham. Padahal menurutnya, Budi tidak layak dicopot lantaran sudah melaksanakan kewajibannya sebagai penegak hukum. (sur)