Manajemen Citilink terus berkoordinasi dengan KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi) dan PT Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Minangkabau untuk menarik badan pesawat jenis Airbus A320 itu.
“Kegiatan pemindahan diharapkan bisa selesai secepatnya hari ini agar tidak mengganggu aktivitas penerbangan yang akan berlangsung,” kata President & CEO Citilink Indonesia Albert Burhan dalam keterangan tertulis yang diterima CNN Indonesia. (Baca: Citilink Tergelincir, Bandara Minangkabau Ditutup Pagi Ini)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kesulitan yang dialami saat ini adalah kondisi tanah menjadi agak berlumpur sehingga memerlukan tumpuan pelat baja sebagai pijakan bagi roda pesawat agar bisa dipindahkan dengan mudah,” ujar Albert.
Hingga dini hari tadi, sedikitnya ada 130 penumpang Citilink QG 970 yang diinapkan dengan biaya ditanggung Citilink. Sementara sebagian besar penumpang lainnya sudah pulang sendiri dengan bekal uang transportasi dari maskapai tersebut.
Tiga penumpang yang sempat ditangani rumah sakit bandara juga sudah diperbolehkan pulang oleh dokter. (Baca: Citilink Tergelincir, Seluruh Penumpang Selamat)
Pesawat Citilink QG 970 rute penerbangan Jakarta-Padang mengalami overrun (tergelincir) saat mendarat di Bandara Minangkabau sekitar pukul 19.27 WIB, Minggu. Pesawat itu mengangkut enam kru dan 178 penumpang, termasuk tiga bayi. (agk)