"Saya tidak butuh orang terlalu pintar di DKI, saya butuh orang yang menegakkan aturan, tidak suap, dan tidak mencuri," kata Ahok -sapaan akrab Gubernur Basuki Tjahaja Purnama- dalam sambutannya di Balai Kota, Jakarta, Jumat (7/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berantas PNS Malas
"Kalau anak buah Anda tidak punya pekerjaan harus lapor kepada kami untuk dipindahkan ke yang banyak pekerjaan. Bukan dijaga," kata Ahok.
Ahok mengaku kerap mendapati PNS yang pekerjaannya terkesan dipaksakan. Padahal sebenarnya ia tidak punya pekerjaan. (Baca: Ramadan, Ahok Rombak Beberapa Jabatan Kepala Dinas)
"Yang begitu bukan dibantu untuk ikut-ikut rapat terus di gaji. Atau menelaah-menelaah dokumen satu lembar kertas saja sampai satu minggu. Saya hafal kelakuan oknum PNS dan oknum pejabat. TKD kita sudah lumayan. Jangan macam-macam lah," ujar Ahok.
Hari ini, Ahok melantik 303 pejabat pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Terdiri dari 10 pejabat eselon II, 32 pejabat eselon III, dan 261 pekabat eselon IV. Salah satunya adalah Bupati Kepulauan Seribu Budi Utomo dan wakilnya M Anwar.
(obs/sip)