Baku tembak terjadi setelah pasukan Brimob Polda Sulteng dan Densus 88 melakukan pengejaran terhadap beberapa orang yang diduga adalah kelompok sipil bersenjata pimpinan Santoso di sekitar Desa Kilo, Poso Pesisir Utara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah Brigadir Jenderal Polisi Idham Azis menyatakan sekitar pukul 15.30 waktu setempat terjadi kontak senjata setelah beberapa orang di kamp persembunyian tersebut melakukan perlawanan saat akan disergap oleh aparat keamanan.
Idham belum dapat memastikan apakah ada korban jiwa dalam baku tembak tersebut. Namun polisi berhasil menyita sejumlah senjata api, bom rakitan, dan beberapa peralatan lainnya yang diduga milik kelompok Santoso.
Saat ini, lanjut Idham, ia bersama jajaran kepolisian dari Polda Sulteng menunju ke Kabupaten Poso untuk menindaklanjuti laporan kejadian tersebut.
(obs/obs)