Nurifa dan anaknya didampingi oleh Tim Pengacara Muslim (TPM), Sabtu (22/8), meminta kepolisian untuk menyerahkan jenazah suaminya agar bisa segera dikebumikan di dekat tempat tinggalnya di Dusun Uweralulu, Desa Masani, Poso Pesisir Utara, Sulteng.
Sebelumnya, Tim Indonesia Automatic System (Inafis) telah mengambil sampel darah Nurifa dan anaknya untuk keperluan pencocokan deoxyribonucleic acid (DNA) pada tubuh jenazah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Nurifa menyatakan, baru mengetahui suaminya menjadi bagian dari Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso setelah melihat wajah suaminya dalam daftar pencarian orang yang di keluarkan oleh Markas Besar (Mabes) Polri. (Baca: Polisi Sita Berbagai Peralatan Tempur di Poso)
Sebelumnya, Bado tewas dalam kontak senjata dengan aparat Brigade Mobil (Brimob) Polda Sulawesi Tengan di wilayah Pegunungan Langka, Poso Pesisir Utara, Poso, Selasa (18/8) lalu. Kontak senjata tersebut terjadi setelah polisi menemukan kamp pelatihan dari jaringan teroris pimpinan Santoso. (Baca: Polisi dan Kelompok Sipil Bersenjata Baku Tembak di Poso)
Selain itu, Komandan Kompi Gegana Satuan Brimob Polda Sulteng Inspektur Satu Bryant T. Santoso gugur dalam oprasi penyergapan tersebut. Ia tewas setelah disergap oleh Kelompok Santoso yang lain saat sedang mengevakuasi jenazah Bado dari Pegunungan Langka, Poso Pesisir Utara, Rabu (19/8). (Baca: Polisi yang Tertembak Kelompok Sipil Bersenjata di Poso Tewas)
Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah Brigadir Jenderal Idham Azis menyatakan duka mendalamnya atas gugurnya Inspektur Polisi Satu Bryant T. Tatontos, S.IK. Idham menyebutkan perwira pertama Polri itu mendapat kenaikan pangkat satu tingkat menjadi Ajun Komisaris Polisi Anumerta.
"Ia gugur dalam tugas dan sudah selayaknya mendapat kenaikan pangkat. Dan saya sudah perintahkan seluruh jajaran Kantor Kepolisian di wilayah hukum Polda Sulteng mengibarkan bendera setengah tiang," kata bekas Wakil Komandan Detasemen Khusus 88 Anti Teror Mabes Polri itu di Poso, Kamis (20/8). (panji/obs)